Nikmati Suasana Nyaman Di Little Wings Cafe & Library

Seberapa sering kalian mengunjungi kafe?
Setiap hari, seminggu sekali atau sebulan sekali. Keberadaan kafe untuk saat ini bukan lagi sekedar tempat nongkrong. Saat ini beberapa kafe telah mengusung konsep perpaduan kafe dengan buku. Menyediakan buku dan memberikan ruang yang nyaman untuk membaca.

Memang masih dapat dihitung dengan jari, konsep kafe yang memadukan dengan buku. Konsep seperti ini memang bisa dikatakan masih kurang diminati. Terlebih stigma bahwa membaca buku itu hal yang membosankan. Tetapi ada sebuah kafe di Bandung yang tetap bertahan dengan konsep seperti ini. Yakni, Little Wings Cafe & Library.

Little Wings Cafe & Library berada di daerah Bandung Utara. Tepatnya di jalan raya Cigadung no 2. Sebuah kawasan yang mayoritasnya digunakan sebagai rumah tinggal. Maka, tak heran kafe ini menawarkan suasana yang tenang dan udara yang cukup segar.

Akses menuju Little Wings Café & Library bisa dibilang sangat mudah dijangkau karena tak terlalu jauh dari pusat kota. Hanya sekitar 20 menit dari jalan raya PH.H Mustofa bila menggunakan kendaraan pribadi.

Akhir pekan kemarin saya dan ketiga teman mengunjungi Little Wing Café & Library. Sampai saya di lokasi, saya langsung melihat bangunan tiga lantai dengan gaya vintage. Sekilas dari luar kafe ini tak menyerupai layaknya kafe malah cenderung seperti rumah tinggal dengan halaman yang cukup luas.

Kami melangkah memasuki bangunan Little Wings Café & Library. Ketika pertama kali masuk langsung disambut dengan boneka teddy bear besar dan sebuah sofa cantik. Terdapat juga rak-rak kayu yang berisi puluhan buku yang bisa dibaca di tempat. Suasana lantai satu ini seperti ruang tamu yang berkonsep girly.

Lantai dua bangunan kafe ini
Lantai dua bangunan kafe ini | © Rulfhi Alimudin Pratama
Lantai tiga bangunan kafe ini
Lantai tiga bangunan kafe ini | © Rulfhi Alimudin Pratama

Kami datang dengan banyak orang, membutuhkan meja yang cukup besar. Maka pelayan kafe merekomendasikan untuk menggunakan lantai dua karena ada meja yang cukup besar dan nyaman untuk digunakan. Langkah kakipun melangkah menuju tangga. Setibanya di lantai dua kesan vintage langsung muncul ketika melihat kursi-kursi dan meja kayu tersusun rapi. Uniknya lagi terdapat kursi dan meja yang memakai kayu rotan yang diletakan persis di samping jendela. Di dekat meja terdapat sebuah lemari yang di isi beberapa buku keterampilan yang bisa dibaca untuk menghabiskan waktu.

Lantas, kami memilih sebuah meja dengan empat kursi kayu sebagai tempat duduk kami. Suasana di lantai dua ini bisa dikatakan memakai konsep ruang keluarga dengan beberapa meja besar dan kursi-kursi tempat berkumpul. Terdapat juga sebuah dapur mini lengkap dengan perkakasnya dan hiasan-hiasan lawas tempo dulu.

Selepas menyimpan tas kami memesan makanan dan minuman terlebih dahulu. Makanan dan minuman di sini memiliki menu yang bisa dibilang sangat rumahan dan cukup terjangkau. Sembari menunggu pesanan datang kami penasaran dengan konsep yang dipakai di lantai tiga.

Kami segera menaiki tangga menuju lantai tersebut. Di lantai tiga, Little Wing Café & Library ternyata membuat kami semakin betah. Ada ruangan yang dibuat seperti kamar tidur lengkap dengan kasur, lampu zaman kolonial, koper dan beberapa kursi dari kayu yang terlihat cukup tua.

Menariknya lagi setiap mebel yang ada di Little Wing Café & Library sangat kental dengan nuansa vintage. Bahkan beberapa mebel terlihat cukup langka dan rasanya hanya dapat dibeli di luar negeri.

Sudut ruangan kafe yang dihiasi boneka Teddy Bear dan beberapa hiasan khas perempuan
Sudut ruangan kafe yang dihiasi boneka Teddy Bear dan beberapa hiasan khas perempuan | © Rulfhi Alimudin Pratama
Ruangan yang didesain mirip seperti kamar tidur
Ruangan yang didesain mirip seperti kamar tidur | © Rulfhi Alimudin Pratama
Bagian bawah ruangan kafe ada pintu menyerupai Joglo
Bagian bawah ruangan kafe ada pintu menyerupai Joglo | © Rulfhi Alimudin Pratama

Menurut informasi dari pelayan, setiap lantai di Little Wing Café & Library bisa disewa untuk mengadakan sebuah acara. Dan yang selalu menjadi tempat favorit adalah lantai tiga. Terutama disewa untuk mengadakan pesta ulang tahun.

Tidak cuma itu saja yang menarik dari kafe ini. Di bagian luar bangunan terdapat sebuah rumah joglo yang sangat cantik dengan beberapa ornamen ukiran khas jawa. Tentunya itu masih bagian dari Little Wing Café & Library yang bisa digunakan.

Puas berkeliling ke setiap sudut ruangan. Kami kembali ke meja di lantai dua menunggu pesanan datang dan membuka buku yang kami ambil dari rak-rak buku dekat meja. Rasanya kami akan betah untuk berlama-lama membaca buku disini karena suasana yang sejuk dan tenang.

Rulfhi Alimudin Pratama

Sekarang masih tinggal di Bandung, bergiat, belajar di Komunitas Aleut dan dapat ditemui juga lewat tulisan di upitea.com