Menelusuri Jejak Rangga di Sellie Coffee

Tampak depan Sellie Coffee
Tampak depan Sellie Coffee | © Dani Ramadhan

Rangga apa yang kamu lakukan ke saya itu jahat”, anda masih ingat dengan penggalan percakapan tersebut? Saat Cinta —yang diperankan Dian Sastro mengungkapkan kekesalannya pada Nicholas Saputra sebagai rangga pada film AADC 2. Percakapan itu beberapa waktu yang lalu sempat menjadi viral di kalangan netizen, dan dijadikan meme yang cukup menggelikan. Tapi tunggu dulu, saya disini tak akan mengulas tentang film tersebut, namun bercerita tentang hasil penulusuran jejak Rangga pada kafe tempat ia didamprat oleh Cinta.

Beberapa waktu yang lalu saat saya melancong ke Yogyakarta, salah satu tujuan yang tak boleh terlewatkan ialah, mengunjungi Sellie Coffee di bilangan Prawirotaman. Tempat dimana adegan percakapan diatas pada film AADC 2 diambil. Saya yang sudah kelewat ngefans sama Rangga tentu saja ingin menapak tilas jejak-jejak nya di kafe tersebut. Sesampainya di kafe tersebut saya sedikit kecewa, dikarenakan tempat duduk saat Rangga bercakap-cakap dengan cinta sudah diduduki oleh pelanggan lain, tapi kekecewaan tersebut terobati oleh harga menu yang disediakan cukup bersahabat dengan kantong.

Suasana di dalam Sellie
Suasana di dalam Sellie Coffee | © Dani Ramadhan

Saya datang pada sekitaran pukul sembilan malam, dan ruangan kafe cukup padat oleh pengunjung, suasana rumah kampung pada kafe membuat lebih nyaman untuk berlama-lama di dalamnya. Saya memesan Kopi Robusta Temanggung, pahitnya kopi lebih nikmat terasa jika ditambah beberapa cemilan. Akhirnya pilihan jatuh pada singkong goreng, memang ada beberapa pilihan menu yang lain untuk cemilan dan juga kopi. Ada sajian nasi goreng jika cemilan tak cukup mengganjal perut anda. Dan tentu saja WiFi yang membuat sajian menjadi lengkap terasa.

Malam menjadi semakin syahdu, saya mencoba membayangkan adegan per adegan Rangga dengan Cinta pada kafe tersebut sambil menikmati kopi dan cemilan singkong yang saya pesan, hilir mudik pengunjung membuat waktu tak terasa begitu cepat bergulir. Sisa-sisa kopi sudah mengendap di ujung gelas, cemilan singkong goreng pun sudah tak tersisa di piring dan malam sudah terlalu malam. Akhirnya saya akhiri napak tilas Rangga pada kunjungan di Sellie Coffee, jika Rangga keluar dari kafe ini dengan suasana tak begitu menyenangkan maka sebaliknya dengan saya. Senyum lebar menyeringai begitu saja saat saya keluar kafe, pertanda kepuasan benar-benar menghinggapi tubuh dan pikiran saya.

Dani Ramadhan

Pelancong Amatir


Warning: count(): Parameter must be an array or an object that implements Countable in /home/phw/miko/xcode/class-wp-comment-query.php on line 405