Mencicipi Rasa Yunani di Jakarta

Gyros Platter
Lihat Galeri
2 Foto
Dinding foto
Mencicipi Rasa Yunani di Jakarta
Dinding foto

© Nana Kusuma

Dinding mural
Mencicipi Rasa Yunani di Jakarta
Dinding mural

© Nana Kusuma

Berawal dari kebosanan setiap Sabtu yang hanya diisi dengan nongkrong di warung kopi yang sama seharian, akhirnya bulan ini saya memutuskan untuk mencari kegiatan baru. Kegiatannya apa? Nyobain makanan luar negeri di resto-resto yang katanya menyajikan makanan otentik. Tapi cukup sebulan sekali aja, kalau tiap Sabtu bisa bangkrut saya. Pasalnya, resto yang menyediakan makanan otentik memang biasanya membanderol harga yang cukup mahal.

Bulan ini, yang pertama saya coba bersama seorang teman adalah makanan Yunani. Nama resto yang menyediakan makanan otentik Yunani ini adalah “Gyros Alley”. Letaknya di Jl.Panglima Polim IX, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Dari luar, resto ini terlihat adem karena ditanami bougenville yang cukup tinggi di samping pintu masuknya. Jika duduk di lantai bawah, kita bisa pilih meja yang menyerupai meja bar atau duduk di sofa yang terasa hommy banget. Di lantai atas, kita bisa memilih duduk di dalam ruangan atau di teras.

Kami memilih duduk di dalam ruangan di lantai atas. Interiornya sangat menarik. Ada satu sisi tembok yang dipenuhi foto-foto pemandangan alam di Yunani, di sisi lain tembok putih dilukis dengan warna biru dengan lukisan abstrak berupa dewa-dewi yang tampak Yunani banget.

Harga makanan dan minuman di Gyros Alley bervariasi. Minuman berkisar antara Rp15.000-Rp40.000, makanan ringan (pembuka dan penutup) antara Rp37.000-Rp55.000, sedangkan makanan utama kisaran harganya antara Rp48.000-Rp135.000.

Baklava
Baklava © Nana Kusuma

Saat itu sebenarnya kami sangat ingin mencoba minuman khas Yunani yaitu Kefir Lassies, tapi sayangnya minuman tersebut sedang habis. Kefir Lassies adalah minuman sejenis yoghurt yang rasanya sangat asam dan ditambah dengan buah-buahan untuk memperkaya rasanya.

Karena minuman yang bikin penasaran itu tidak ada, akhirnya saya memesan chai latte dan teman saya memesan green tea latte. Baik green tea latte maupun chai latte rasanya sangat creamy. Untuk yang belum tahu, chai ini sebenarnya teh khas India yang dibuat dari campuran teh hitam dan rempah-rempah.

Untuk makanan ringan, kami memilih baklava with walnut and pistachio filling. Bentuk baklava sangat mirip dengan puff pastry. Hanya saja, lapisan-lapisan kulit baklava lebih tipis dan sangat crispy.

Berhubung gagal mencicipi minuman khas Yunani, maka kami memilih hidangan yang katanya Yunani banget. Saya memilih Gyros Platter with Lamb, sedangkan teman saya memesan Garlic Spaghetti with Lamb.

Garlic Spaghetti
Garlic Spaghetti © Nana Kusuma
Gyros Platter
Gyros Platter © Nana Kusuma

Gyros Platter berisi daging yang dimasak ala Yunani, saus khusus, roti pita, kentang goreng dan salad. Daging dombanya lembut, bumbunya pun terasa gurih meresap sampai ke dalam. Saladnya sedikit asam tapi tetap enak. Saus yang disajikan ada 2 jenis, yang satu berwarna merah dengan rasa mirip saus barbeque dan satu lagi berwarna putih. Yang putih ini merupakan saus khas ala Yunani, sebagaimana makanan dan minuman ala Yunani, bahan utamanya adalah yoghurt dan minyak zaitun. Rasanya tentu saja asam, tapi kalau dimakan bersamaan dengan salad dan daging panggang rasanya terasa pas banget.

Untuk spaghetti, keistimewaan rasa terletak pada daging domba panggangnya. Sebagaimana yang disajikan dalam Gyros Platter, daging domba untuk spaghetti ini juga sangat empuk dan gurih.

Jika ingin merasakan kuliner khas Yunani lainnya, silakan langsung saja kunjungi resto Gyros Alley ini. Walaupun harganya tidak bisa dibilang murah, tapi rasa yang ditawarkan sebanding dengan harga yang diberikan. Dan, buat kamu yang makannya banyak, dijamin bukan cuma lidah yang dipuaskan, tapi perut juga akan ikut puas karena porsi makanan disini memang cukup besar. Mungkin tidak cuma rasa, tapi porsi juga disesuaikan dengan ukuran orang Yunani.

Nana Kusuma

Suka membaca, suka jalan-jalan, suka belajar menulis apa saja. Catatan visual bisa diintip di akun instagram @nanakunanaku.


Warning: count(): Parameter must be an array or an object that implements Countable in /home/phw/miko/xcode/class-wp-comment-query.php on line 405