Kemeriahaan Kediri Coffee Party 2016

Pintu Masuk Event Kediri Coffee Party 2016
Pintu Masuk Event Kediri Coffee Party 2016. | © Saiful MU

Kediri Coffee Party 2016 adalah event yang mempertemukan petani, pebisnis, komunitas, pemerintah, dan lembaga pembiayaan. Berkonsep pesta kopi dengan latar gedung bersejarah kantor perwakilan Bank Indonesia – Kediri pada tanggal 21 Oktober 2016, tepat di hari Jumat pukul 18.00 WIB.

Kediri Coffee Party & Less Cash Society 2016 adalah inisiasi Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kediri bekerjasama dengan Kediri Creative City Forum. Komunitas ini adalah komunitas independen yang bergerak di industri kreatif. Kediri Coffee Party adalah acara kumpul bareng para pelaku UMKM kopi lokal se Eks-Karesidenan Kediri, petani kopi, pimpinan bank se Karesidenan Kediri, dan instansi pemerintah terkait.

Suasana Kediri Coffee Party 2016
Suasana Kediri Coffee Party 2016. | © Saiful MU

Dalam acara tersebut, ditampilkan beberapa pameran UMKM, kemudian ada ngopi gratis dengan tajuk “seribu cangkir kopi untuk rakyat” lalu dilengkapi dengan berbagai jajanan tradisional lainnya. Acara tersebut juga semakin hangat dan mendalam dengan diadakannya sesi talkshow dengan pembicara DR. Ir. Zaenudin, SU. Pria kelahiran Blitar, Jawa Timur, 12 Maret 1955 mantan kepala Puslit Kopi dan Kakao – Jember yang sekarang menjadi Direktur Kampung Anggrek – Kediri.

Talkshow beliau memaparkan; para petani kopi masih belum terlalu mengetahui bagaimana tata cara pembudidayaan kopi yang ideal. Padahal kopi yang berkualitas selalu ditentukan dari bagaimana proses sejak awal. Bagaimana cara memilih kopi sesuai dengan daerah yang akan ditanami, kemudian cara menanam, perawatan hingga sampai pada proses pemetikan atau pengunduhan. Hal inilah yang beliau harapkan agar bisa ditangani bersama. Solusinya adalah dengan pendampingan dari berbagi lini yang tentunya membutuhkan sokongan penuh dari berbagai pihak lebih-lebih para pemangku kebijakan di Pemkab khususnya. Bentuk konkritnya bisa meliputi penyuluhan, pendampingan dan jika perlu bantuan dana operasional.

Lebih lanjut, peraih Doktoral dari Fakultas Pertanian Universitas Gajah Mada yang menghasilkan sebuah disertasi tentang budidaya kopi ini menambhkan bahwa, ia yang kini telah menetap dan menjadi bagian dari warga Kediri bersedia “mewakafkan” dirinya untuk memberikan berbagai wawasan seputar kopi dan pendampingan pada bidang tersebut bagi warga Kediri khususnya, umumnya bagi siapa saja yang mempunyai interest terhadap buah yang men-surga-wi kenikmatannya itu.

Pada sesi talkshow berikutnya, Yudi Kristanto, Manager PTPN XII Ngrangkah Sepawon berkesempatan berbicara tentang “Kopi Sehat Tak Harus Mahal.” Beliau juga berbagi cerita soal pengembangan varietas kopi Arabica di lereng Gunung Kelud. Dalam paparannya, di Kediri sendiri, terdapat kopi Satak yang telah menjadi branding local khas daerah gunung Kelud.

Bapak Yudi Kristanto tengah memaparkan materi pada event Kediri Coffee Party 2016
Bapak Yudi Kristanto tengah memaparkan materi pada event Kediri Coffee Party 2016 | © Saiful MU

Sempat diterpa erupsi gunung Kelud pada tahun 2014, kini pembudidayaan kopi Satak berangsur membaik dan kompetitif menembus pangsa pasar yang kian waktu beranjak mendunia.

Selain di Gunung Kelud, bagian lain dari Kediri juga terdapat perkebunan kopi: Kandangan dan Mojo. Ini jelas sebuah sumber daya yang patut untuk didukung oleh pemerintah kabupaten untuk menggenjot kualitas dan pemasaran produk kopi tersebut guna menaikkan perekonomian masyarakat Kediri..

Puas dengan berbagai khazanah seputar kopi di Kediri, saya dan pasangan memutuskan untuk mencicipi aneka kopi yang dipamerkan, dari mulai jenis Arabika, Robusta, Original, Coklat dan lain sebagainya. Tak lupa saya melengkapi pesta di malam tersebut dengan mengabadikan momen bersama pasangan. Sungguh momen yang indah untuk melengkapi hubungan yang legal-formal ini.

Saiful MU

Suka nulis, suka kopi dan penyuka lawan jenis.


Warning: count(): Parameter must be an array or an object that implements Countable in /home/phw/miko/xcode/class-wp-comment-query.php on line 405