DRK Café and Distro: Tempat Ngopi Nyaman di Republik Kopi

DRK Café and Distro
Lihat Galeri
6 Foto
DRK Café and Distro
DRK Café and Distro: Tempat Ngopi Nyaman di Republik Kopi
DRK Café and Distro

© Ananda Firman J

DRK Café and Distro
DRK Café and Distro: Tempat Ngopi Nyaman di Republik Kopi
DRK Café and Distro

© Ananda Firman J

DRK Café and Distro
DRK Café and Distro: Tempat Ngopi Nyaman di Republik Kopi
DRK Café and Distro

© Ananda Firman J

DRK Café and Distro
DRK Café and Distro: Tempat Ngopi Nyaman di Republik Kopi
DRK Café and Distro

© Ananda Firman J

DRK Café and Distro
DRK Café and Distro: Tempat Ngopi Nyaman di Republik Kopi
DRK Café and Distro

© Ananda Firman J

DRK Café and Distro
DRK Café and Distro: Tempat Ngopi Nyaman di Republik Kopi
DRK Café and Distro

© Ananda Firman J

Saya tak pernah sesemangat ini menulis tentang Bondowoso, kota tempat saya dibesarkan, terutama tentang tempat ngopi di kota itu. Kota sejuk yang berada di lembahan antara Gunung Argopuro dan Raung itu kini sedang pekat dengan atmosfir kopi. Anehnya sebagai kota yang kaya kopi, menurut saya, di Bondowoso tak banyak didapati tempat ngopi yang nyaman. Tak banyak bukan berarti tak ada, namun ada satu tempat yang sangat layak untuk dikunjungi, yaitu DRK Café and Distro.

Saat berkunjung ke DRK Café and Distro (atau sebut saja DRK), saya berbincang dengan Arie (38 th), sang manajer. Ia bercerita tentang niatnya mengelola tempat ngopi secara serius. Ini memang tampak dari bagaimana penataan tempat dan mesin kopi modern di kedainya. DRK juga menyediakan berbagai biji kopi dari berbagai daerah yang lumayan lengkap, seperti kopi Toraja, Bajawa, Wamena, Gayo dan tentu saja tersedia kopi lokal, Bondowoso, yang biasa disebut Blue Mountain Ijen atau arabika Ijen-Raung. Meski sudah sangat dikenal pencinta kopi internasional, tapi tetap sah disebut kopi lokal.

Sejak 22 Juli 2016, Bondowoso memang telah mendeklarasikan diri menjadi republik kopi. Apalagi, setelah produk kopi dari lereng Raung dan Ijen mendapat sertifikat Indikasi geografiis kopi arabika Java Ijen Raung, dan sedang menunggu sertifikasi indikasi geografis untuk produk kopi di sekitar Lereng Argopuro. (lihat : minumkopi.com 19 agustus 2016).

Sebagai salah tempat ngopi di Bondowoso, DRK mudah untuk dicari. Berada tak jauh dari alun-alun kota Bondowoso. Dengan Berjalan kaki hanya sekitar 7 menit, 157 meter ke arah Utara, tak jauh dari stasiun Radio Romantika FM dan rumah sakit Bayangkara. Berada persis di pinggir pertigaan jalan.

DRK buka mulai jam 10 pagi sampai jam 11 malam. Tapi karena begitu nyamannya tempat ini, maka berlaku pameo “aturan itu untuk di langgar,” maka itulah yang terjadi. Pelanggan biasaya datang jam 9 pagi atau sejam lebih awal sebelum buka, padahal itu jadwal karyawan baru datang dan baru bersiap-siap. Begitu terlihat karyawan bersih-bersih atau terlihat ada aktifitas maka dianggap saja sudah buka dan langsung saja ada pelanggan yang datang memesan kopi. Bahkan sering kali baru tutup jam 2 dini hari atau 4 jam lewat dari jadwal tutup. Jadi, peringatan jam buka dan tutup akan tampak sebagai fiktif belaka.

Soal nama DRK Caafe and Distro, tak usah resah. Sebab sang manajer bahkan tak tahu makna nama kafenya. Konon, nama itu dari anak si pemilik kafe. Meski sekaligus menjadi distro, tapi bagi saya memperhatikan biji-biji kopi dalam toples di kedai itu lebih menarik perhatian saya, apalagi sambil melihat pemandangan sang barista yang bermain dengan mesin-mesin kopi seperti, grinder, alat, press, dan dripp saat meracik kopi.

Keseriusan si pemilik mengelola kafe ini juga tampak dari penataan bangku bar, di mana pelanggan behadapanan langsung dengan mesin kopi dan grinder kopi dan beragam alat saring. Juga bangku-bangku yang nyaman. Secara garis besar, kafe ini bisa disebut ergonomis. Anda akan betah berlama-lama hingga tak sadar udah dini hari, dan lewat jam tutup. Dengan sangat subjektif, saya mengatakan tempat ini memang tempat ngopi ternyaman di Bondowoso.

Mesin kopi DRK memungkinkan Anda untuk memesan espresso, americano, latte dan cappucino, yang menggunakan blanded robusta dan arabika raung-ijen. Kopi-kopi itu dipasok langsung dari petani di kawasan Sumber Wringin, Bondowoso dan di-roasting langsung oleh Haji Yusriadi, petani sekaligus ketua DPD Asosiasi Petani Kopi Indonesia (APEKI) Bondowoso. (lihat profil haji Yusriadi di minumkopi.com ekspedisi kopi miko, kopi 22 agustus 2016).

Kalau Anda pemburu nikmat kopi dan jauh-jauh datang ke DRK untuk menyeruput kopi, jangan resah bila tiba-tiba kelaparan. Di sini, selain kopi, ada beberapa menu kudapan khas kafe lainnya seperti nasi ayam terayaki, nasi ayam asam manis, dan beberapa menu kudapan lainnya. Di DRK, secangkir kopi di bandrol mulai Rp10-12 ribu. Bagi para penyuka kopi, ini boleh dibilang harga yang murah sekali, apalagi melihat keseriusan si pemilik untuk mengelola kafe yang nyaman. Dan seporsi menu makanan tak lebih mahal dari secangkir espresso dan americano yang hanya Rp12 ribu.

Selain secangkir kopi, daya tawar dari kafe ini adalah manajernya. Arik, manajer cafe ini adalah seorang fotografer yang kini juga sedang concern mengekplorasi wisata Bondowoso. Apabila Anda hendak berwisata ke Kawah Ijen atau sekitar dataran tinggi Ijen, manajer kafe ini adalah person yang pas untuk dimanfaatkan jejaringnya. Ia akan memfasilitasi atau sekadar menghubungkan Anda dengan para pegiat wisata, dan tanpa diminta ia akan memberi tip and trik wisata murah.

Jadi jika Anda datang ke Bondowoso dan coba mencari kopi lokal nan serius, serta ingin menjelajah Bondowoso, datanglah ke DRK Cafe And Distro sebagai start awal.

Ananda Firman J

Bersama Rotan menjadi Volunteer Sokola Kaki Gunung di Jember.