Drink Eat and Read di Solidarnos Café

Meninggalkanmu mencari rasa kopi
berjumpa luka orang bernyanyi
berdansa tanpa busana diri
wajahmu yang sedih
saat menyeduh kopi
hadir di mimpi

(Gol A Gong, Air Mata Kopi)

Di tahun 90-an ada salah novel seri terkenal berjudul Balada Si Roy. Terbit pertama kali pada Maret 1989-1994 di majalah Hai. Novel yang terdiri dari 10 seri ini adalah salah satu yang melambungkan nama Gol A Gong. Salah satu serinya, yaitu seri ke-enam, berjudul Balada si Roy – Solidarnosc. Di tahun 2015, Solidarnosc mewujud dalam sebuah kafe.

Awalnya, saya berencana datang bersama teman yang asli orang Serang. Tiba-tiba saja teman saya ada keperluan, jadilah saya berangkat sendirian. Cuma ke kafe toh tidak masalah kalo sendirian, lain ceritanya kalau datang ke walimahan mantan.

Saya benar-benar datang sendirian ke kafe ini. Solidarnos Cafe, tempat nongkrong di Kompleks Rumah Dunia, Kampung Ciloang, Serang, Banten. Kompleks pembinaan Seni dan Literasi binaan Heri Heriyana Harris (atau lebih dikenal dengan nama Gol A Gong).

Solidarnos Café
Solidarnos Café © Imam B. Carito

Solidarnos Cafe lebih seperti minibar dalam sebuah rumah. Memasukinya hampir seperti kita sedang dibawa ke ruang tamu sebuah rumah. Rumah besar bernama Rumah Dunia. Selama tuan rumah masih terjaga, maka kita bisa berada di Solidarnos Café selama mungkin. Para relawan Rumah Dunia yang juga merangkap operasional Solidarnos akan siap melayani para tamu Rumah Dunia.

Sambil menunggu kopi pesanan, saya memilih tempat duduk. Sebagaimana ruang tamu, tempat duduk yang tersedia juga santai. Ada sofa empuk, juga ada kursi-kursi kayu khas ruang tamu. Tinggal pilih sesuai selera.

Sebagai menunya, ‘Spagheti Aing’ menjadi andalan disini. Tentunya dengan pilihan rasa, mulai dari ayam, sapi hingga spagheti goreng. Menu makanan lain juga tersedia, seperti nasi goreng (asap dan biasa) dan nasi goreng bro-sis (sayuran, brokoli dan sosis). Kentang goreng dan roti bakar juga tersedia di sini. Ah ya, satu lagi menu baru Solidarnos Cafe, yaitu singbalado (singkong balado) dengan level pedas 0-5.

Sedangkan untuk minuman, Solidarnos menawarkan Jus In Love bermacam rasa. Teh manis, lemon tea dan susu coklat baik hangat maupun dingin juga ada. Semua menu minuman ini dikemas dengan nama-nama yang unik, seperti “Teh Manis Deh Kamu” atau “Es Teh Manis Manja.”

Solidarnos juga menyediakan menu kopi. Namanya Kopi Nusantara, kopi dari berbagai daerah tersaji di sini. Sekedar informasi, awalnya penyajian kopi nusantara ini dengan cara menyeduh sendiri. Namun karena kebanyakan pengunjung kurang paham komposisi (takaran kopi) dan cara menyeduh kopi, akhirnya lebih sering dibuatkan oleh para relawan. Kini pengunjung hanya tinggal pesan saja jenis kopi apa yang ingin dinikmati.

Kopi Medan dan Spagheti Aing Ayam
Kopi Medan dan Spagheti Aing Ayam © Imam B. Carito

Semua menu yang ada di Solidarnos Cafe dibanderol dengan harga yang sangat bersahabat. Untuk seporsi menu makanan dan minuman dijamin tidak lebih mahal dari ongkos bus Primajasa Jakarta-Serang. Dengan harga sebegitu murah kita bisa menikmati menu, plus mendapat pelatihan gratis dari para relawan Rumah Dunia. Pelatihan literasi, seni teater atau pelatihan-pelatihan lain dimulai bada ashar sampai pukul setengah lima sore.

Kopi Medan pesanan saya datang. Harum kopi menemani saya menikmati pemandangan di sekitar Solidarnos. Ruang tamu ini memungkinkan kita melihat bagian dalam Rumah Dunia. Di samping kanan, ada Teater Terbuka tepat di depan Perpustakaan Rumah Dunia. Di samping perpustakaan, ada pendopo Rumah Dunia. Di samping pendopo ada Auditorium Surosowan Rumah Dunia sebagai ruang tertutup untuk diskusi dan pertunjukan seni.

(dari kiri) Gelanggang Teater Terbuka, Pendopo, Surosowan.
(dari kiri) Gelanggang Teater Terbuka, Pendopo, Surosowan. © Imam B. Carito

Tema yang diusung Solidarnos Cafe adalah “Drink, Eat, and Read.“ Maka jangan heran jika di beberapa sudut terdapat rak-rak buku bertuliskan “Buku ini untuk dibaca.” Jika tertarik untuk membawa pulang beberapa buku Gol A Gong, kita juga bisa membelinya langsung di sini. Jika beruntung, Gol A Gong bisa memberikan tanda tangan langsung sekalian berfoto-foto bersama.

Makan sudah, minum sudah, baca buku sudah, kurang lengkap kalau belum foto-foto. tepat di belakang “Dinding Perjalanan Rumah Dunia” kita bisa bergaya dengan background yang insta-able. Atau jika ingin suasana outdoor kita bisa bergaya di Gelanggang Teater Terbuka.

Sudut-sudut Insta-able Solidarnos Cafe
Sudut-sudut Insta-able Solidarnos Cafe © Imam B. Carito

Solidarnos Cafe adalah bagian dari Rumah Dunia, maka setiap uang yang kita pakai jajan di sini adalah untuk membantu pengembangan Rumah Dunia. Dengan jajan di Solidarnos Cafe, kita telah membantu mengembangkan geliat literasi di Banten, utamanya di kampung Ciloang tempat Rumah Dunia berada. “karena menjadi berguna lebih penting dari sekedar menjadi orang penting,” begitu pesan Gol A Gong.

You can Drink, Eat and Read in Solidarnos Cafe. And Don’t Forget to be Happy!

Imam B. Carito

Belum jadi apa-apa. Masih pengen jadi sesuatu. Suka membaca, masih belajar menulis. Suka kopi item, kopi susu dan kopi tahlil.


Warning: count(): Parameter must be an array or an object that implements Countable in /home/phw/miko/xcode/class-wp-comment-query.php on line 405