Acara Tahunan yang Sayang Untuk Dilewatkan

Oktober sebentar lagi. Yuk siap-siap nabung dari sekarang biar bisa ikutan Ubud Writers and Readers Festival tahun ini!

Ubud Writers & Readers Festival 2017
Ubud Writers & Readers Festival 2017 | © UWRF Team

Ubud Writers and Readers Festival atau yang biasa disingkat menjadi UWRF adalah festival tahunan yang mengumpulkan para penulis dan pembaca dari berbagai negara. Acara internasional ini, sebagaimana namanya, diadakan di area Ubud, Bali. UWRF tahun 2017 rencananya akan digelar dari tanggal 25 sampai dengan 29 Oktober 2017.

Berbeda dengan tahun 2016 lalu yang mengusung tema “Tat Tvam Asi” yang memiliki arti “I am You, You are Me”, UWRF tahun 2017 ini diselenggarakan dengan tema “Origins”. Tema ini terinspirasi dari filosofi Hindu yang berbunyi “Sangkan Paraning Dumadi”.

Banyak acara yang digelar pada UWRF. Jika ingin menyaksikan acara inti, kamu harus membeli tiket yang sekarang sudah bisa dipesan dengan diskon 20% (tiket early bird khusus untuk 4-day pass). Untuk WNI, harga tiketnya jauh lebih murah jika dibandingkan untuk WNA. Kalau membeli tiket untuk 4 hari sekaligus, harganya juga lebih murah. Walaupun begitu, kamu juga bisa beli tiket harian. Tapi kalau mau gratisan, kamu juga tetap bisa menikmati UWRF lho.

Acara gratisan yang bisa kamu ikuti di UWRF antara lain : nonton film, konser musik, pameran kesenian, peluncuran buku, diskusi buku, hingga meditasi dan masih banyak lagi program gratisan lainnya. Film yang diputar adalah film-film Indonesia maupun luar negeri yang umumnya sudah pernah menang atau minimal menjadi peserta di festival film internasional. Jadi, walaupun gratisan dijamin kamu akan mendapatkan film-film berkualitas.

Workshop Travel Writers
Workshop Travel Writers | © Nana Kusuma
Mengupas Sastra Bersama Djenar Maesa Ayu dan Trianto Triwikromo
Mengupas Sastra Bersama Djenar Maesa Ayu dan Trianto Triwikromo | © Nana Kusuma

Pembicara yang tampil di UWRF juga bukan penulis saja lho, tapi ada juga seniman, penggiat dunia kuliner, bahkan traveler juga ada. Dari sebagian kecil pembicara yang sudah diumumkan akan mengisi acara tahun ini, ada Saroo Brierley. Yang sudah nonton film Lion pasti tahu dong siapa dia. Yup, Saroo Brierley adalah pemuda India yang tumbuh besar di Australia dan kisahnya diangkat menjadi film biografi berjudul “Lion”.

Pembicara lain yang bisa kamu temui antara lain, ada penulis kenamaan Indonesia seperti Leila S. Chudori, Oka Rusmini, Seno Gumira Ajidarma dan Ahmad Fuadi. Ada juga para penulis mancanegara seperti Tim Flannery, Robert Dessaix, Kate Holden dan Ian Rankin. Fuschia Dunlop yang memenangkan berbagai penghargaan dari buku-buku karyanya yang bertema makanan dan masakan Chinese juga akan menjadi salah satu pembicara di bulan Oktober nanti. Koreagrafer ternama Indonesia, Eko Supriyanto juga bisa kamu temui di UWRF 2017 ini.

Itu baru sebagian kecil, akan ada puluhan penulis, lifestyle influencer, serta seniman dari berbagai bidang seni yang akan menjadi pembicara dalam berbagai acara inti UWRF.

Diskusi Usai Pemutaran Film Dokumenter Torajamelo
Diskusi Usai Pemutaran Film Dokumenter Torajamelo | © Nana Kusuma

Kalau kamu pecinta wisata kuliner ataupun wisata budaya, kamu juga harus datang ke UWRF. Kenapa? Karena akan ada berbagai acara seputar kuliner dan budaya juga. Tahun lalu ada wine testing, coffee class, healthy food making, special dinner dan acara jalan-jalan untuk mengenal Ubud lebih dalam. Khusus untuk acara-acara semacam itu, harga tiketnya memang cukup mahal, tapi uang yang kamu keluarkan dijamin money well-spent kok!

Kamu bisa juga ikut berpartisipasi di UWRF dengan menjadi partner, donatur atau volunteer. Pendaftaran sebagai volunteer akan dibuka awal pada Agustus 2017. Jadi kalau berminat, cek terus situs resminya di : www.ubudwritersfestival.com dan ikuti juga akun instagrammnya di : @ubudwritersfest.

Closing Party di Antonio Blanco Museum
Closing Party di Antonio Blanco Museum | © Nana Kusuma

UWRF selalu dibuka dan ditutup dengan pesta meriah yang menampilkan musik, tarian dan pertunjukan kesenian. Pesta pembukaan dan penutupan gratis untuk umum, jadi pastikan kamu tidak ketinggalan pesta pembukaan atau penutupannya.

Di UWRF banyak juga yang akan menjual buku serta bermacam barang kerajinan yang keren-keren. Merchandise UWRF juga dijual untuk umum. Akan sulit rasanya menolak membeli merchandise UWRF karena desain grafisnya selalu oke banget. Tipsnya kalau mau dapat harga murah, beli merchandise di hari-hari terakhir saja, bisa dapat harga hingga 50% lebih murah daripada di hari-hari awal UWRF. Jangan lupa berdo’a semoga nggak kehabisan.

Selain akan mendapatkan hiburan, banyak ilmu dan pengetahuan, kamu juga bisa mendapatkan teman baru dari berbagai negara, karena acara tahunan yang satu ini selalu dipenuhi peminat yang datang dari berbagai belahan dunia. Jadi, tidak ada alasan untuk melewatkan acara yang cuma diselenggarakan setahun sekali ini.

Nana Kusuma

Suka membaca, suka jalan-jalan, suka belajar menulis apa saja. Catatan visual bisa diintip di akun instagram @nanakunanaku.


Warning: count(): Parameter must be an array or an object that implements Countable in /home/phw/miko/xcode/class-wp-comment-query.php on line 405